SENTANI | Papuareels.id – Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jayapura, Siti Gerhana, S.H., menjadi narasumber dalam kegiatan Studi Lapangan (STULA) Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan I sampai dengan VI Gelombang I Tahun 2026 yang diselenggarakan dengan metode Distance Learning, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari sesi pemaparan yang sebelumnya telah disampaikan oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jayapura kepada para peserta PKP. Pada kesempatan tersebut, peserta mempresentasikan hasil diskusi kelompok yang telah disusun berdasarkan kajian terhadap berbagai isu pelayanan publik di bidang pertanahan.
Salah satu tema yang diangkat dalam pemaparan kelompok adalah Percepatan Penyelesaian Konflik Lahan Hak Guna Usaha (HGU) di Kabupaten Jayapura. Dalam sesi tersebut, Siti Gerhana menyimak berbagai rekomendasi dan gagasan yang disampaikan peserta, sekaligus berdiskusi untuk memberikan masukan terhadap alternatif solusi yang ditawarkan.
Kantor Pertanahan Kabupaten Jayapura sendiri dipercaya sebagai lokus kegiatan Studi Lapangan (STULA) pada Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Tahun 2026. Penunjukan ini menjadi bentuk pengakuan terhadap peran strategis Kantor Pertanahan Kabupaten Jayapura dalam pelaksanaan pelayanan publik dan penyelesaian berbagai persoalan pertanahan di daerah.
Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kompetensi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia tersebut diikuti oleh enam angkatan, dengan jumlah peserta sebanyak 40 orang pada setiap angkatan. Kegiatan berlangsung mulai 1 April hingga 31 Agustus 2026 dengan metode pembelajaran jarak jauh (Distance Learning).
Pelaksanaan STULA mengacu pada Keputusan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 433/K.1/PDP.07/2024 tentang perubahan atas Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Struktural Kepemimpinan Eselon II, III, dan IV. Dalam ketentuan tersebut, studi lapangan difokuskan pada pendekatan problem solving guna meningkatkan kapasitas kepemimpinan peserta dalam menjawab tantangan pelayanan publik.
Melalui kegiatan studi lapangan ini, para peserta dibekali kemampuan untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi instansi pemerintah, merumuskan rekomendasi solusi yang inovatif, serta melakukan advokasi terhadap alternatif penyelesaian yang dapat diterapkan pada unit kerja yang menjadi lokasi studi.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Jayapura, Siti Gerhana, menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, forum seperti ini menjadi wadah yang efektif untuk bertukar gagasan dan melahirkan solusi yang konstruktif dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang pertanahan.
Dengan keterlibatan aktif peserta dalam mengkaji berbagai persoalan riil di lapangan, diharapkan kegiatan STULA mampu menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan memberikan kontribusi nyata bagi penguatan tata kelola pemerintahan serta penyelesaian berbagai permasalahan pertanahan di Kabupaten Jayapura.