-->

Notification

×

Iklan Jayapura Kab

Iklan

Tag Terpopuler

Semarak Kemerdekaan, BRI Dorong Kampung Doyo Baru Perkuat UMKM dan Digitalisasi

22 Agustus 2026 | Agustus 22, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-22T02:37:38Z
JAYAPURA |  Papuareels.id – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat di Kampung Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, melalui pengembangan UMKM dan digitalisasi kampung.


Dorongan tersebut diwujudkan melalui program Desa BRILiaN 2026, yang menempatkan Kampung Doyo Baru sebagai salah satu dari 25 desa terbaik dari lebih dari 5.000 desa binaan BRI di seluruh Indonesia.


Regional CEO BRI Region 18 Jayapura, Fahmi Rahendas, mengatakan program Desa BRILiaN merupakan bagian dari komitmen BRI dalam memberdayakan masyarakat desa sekaligus mendorong desa agar mampu mengembangkan potensi ekonomi secara mandiri dan berkelanjutan.


Menurut Fahmi, BRI tidak hanya melihat pencapaian sebuah desa dari sisi administrasi, tetapi juga dari keaktifan pemerintah kampung, inovasi, penerapan digitalisasi serta pengelolaan usaha desa.


“Dari 5.000 lebih desa binaan yang ada di Indonesia, kami memilih berdasarkan kriteria tertentu. Contohnya adalah keaktifan dari perangkat kampung atau perangkat desa dalam mengikuti proses ini,” ujar Fahmi usai semarak merah putih kemerdekaan di Kampung Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (22/8/2026). 


Fahmi menilai, Kampung Doyo Baru memiliki potensi yang kuat karena telah menerapkan konsep kampung digital selama sekitar dua tahun. Selain itu, pengelolaan BUMDes yang berjalan baik menjadi salah satu indikator yang mendukung kampung tersebut masuk dalam 25 besar Desa BRILiaN 2026.


“Di sini juga sudah termasuk desa digital. Kemudian di sini juga punya BUMDes yang berjalan dengan baik. Kriteria-kriteria itu yang membuat Kampung Doyo Baru menjadi salah satu dari 25 terbaik di Indonesia,” jelasnya.


Fahmi menegaskan, capaian tersebut bukan menjadi akhir dari proses pendampingan. Sebaliknya, status sebagai 25 besar harus menjadi momentum untuk meningkatkan kapasitas masyarakat, terutama pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan digitalisasi dalam mengembangkan usaha.


“Harapannya yang pertama, kita coba meningkatkan UMKM lokal yang ada di desa ini semakin naik kelas lagi,” katanya.


Untuk mendukung proses tersebut, BRI melibatkan tim dari Universitas Jenderal Soedirman untuk memberikan pendampingan dan pelatihan selama satu minggu. Pendampingan tersebut diarahkan untuk memberikan edukasi serta membantu pemerintah kampung dan masyarakat mengembangkan potensi yang dimiliki.


Menurut Fahmi, penguatan kapasitas masyarakat menjadi penting agar digitalisasi tidak hanya menjadi konsep, tetapi dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan di kampung.


Sementara itu, Kepala Kampung Doyo Baru Marice Yappo, SH, menyambut baik dukungan dan pendampingan yang diberikan BRI. Ia menyebut capaian masuk 25 besar Desa BRILiaN 2026 sebagai amanah sekaligus motivasi untuk bekerja lebih giat.


“Ini merupakan suatu amanah dan motivasi kepada kami pemerintah kampung dan masyarakat Kampung Doyo Baru agar lebih giat lagi dalam memajukan UMKM di era digitalisasi yang ada di wilayah Kampung Doyo Baru,” ungkap Marice.


Ia menambahkan, Kampung Doyo Baru telah menjalankan konsep kampung berbasis digital selama dua tahun dan akan terus berupaya meningkatkan kemampuan aparatur maupun masyarakat.


Atas dukungan tersebut, Marice menyampaikan terima kasih kepada BRI yang dinilai terus hadir bersama masyarakat Kampung Doyo Baru, serta Pemerintah Kabupaten Jayapura dan seluruh masyarakat yang turut mendukung berbagai program pembangunan kampung.


“Capaian ini bagi kami adalah hadiah untuk masyarakat Kampung Doyo Baru,” katanya.


Dukungan BRI tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Bupati Jayapura Haris Richard Yocku, SH. Menurutnya, pendampingan dan pemberdayaan yang dilakukan BRI dapat menjadi motivasi bagi kampung-kampung lain untuk mengembangkan inovasi dan kemandirian ekonomi.


“Ini merupakan prestasi yang sangat baik, dan ini harus menjadi motivasi serta contoh bagi kampung-kampung lain di Kabupaten Jayapura maupun seluruh Tanah Papua,” ujar Haris.


Di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, BRI berharap semangat pemberdayaan tersebut dapat terus berkembang sehingga UMKM lokal semakin naik kelas, digitalisasi kampung semakin kuat dan masyarakat mampu mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada di wilayahnya.
×
Berita Terbaru Update