-->

Notification

×

Iklan Jayapura Kab

Iklan

Tag Terpopuler

Sikapi Penolakan MBG, Ondofolo Homfolo Minta Masyarakat Lihat Manfaat bagi Anak Sekolah

27 September 2026 | September 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-27T10:17:32Z


SENTANI – Ondofolo Kampung Homfolo, Anderson Tokoro, meminta masyarakat dan pelajar yang menyampaikan penolakan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melihat program tersebut secara menyeluruh, termasuk manfaat yang telah dirasakan masyarakat.


Pernyataan tersebut disampaikan Anderson menyikapi adanya penolakan MBG dari sebagian masyarakat dan pelajar di sejumlah wilayah.


Menurutnya, persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan MBG di suatu distrik perlu dilihat secara proporsional dan tidak serta-merta menghilangkan manfaat program bagi masyarakat lainnya.


“Hari ini kita jangan melihat suatu distrik kena persoalan, tapi kita lihat dampak daripada MBG itu sendiri. Dampaknya bagi masyarakat sangat-sangat nyata, terlebih lagi kepada anak-anak sekolah,” ujar Anderson saat kegiatan penyuluhan pertanian, pembagian bibit, penyerahan sembako dan bakti sosial di Kampung Homfolo, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Minggu (27/9/2026).


Ia mengatakan, MBG juga memberikan manfaat bagi orang tua karena dapat membantu mengurangi kebutuhan uang jajan anak ketika berada di sekolah.


“Anak-anak sekolah dengan adanya MBG akhirnya mereka tidak lagi berpikir tentang jajan. Uang jajan kan sudah tidak ada lagi keluar dari orang tua. Itu sudah membantu sekali,” katanya.


Anderson berharap masyarakat dan pelajar dapat melihat tujuan program tersebut secara lebih luas. Menurutnya, apabila terdapat persoalan dalam pelaksanaan, hal tersebut dapat disampaikan melalui cara-cara yang baik sehingga pemerintah dapat melakukan evaluasi dan perbaikan.


Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya melihat persoalan yang muncul, tetapi mempertimbangkan manfaat program bagi masyarakat yang menjadi penerima.


“Saya berharap, mari kita berpikir dengan baik menerima program pemerintah. Pemerintah mengatur semua itu untuk kebaikan masyarakat,” ujarnya.


Sebagai tokoh adat, Anderson berharap perbedaan pandangan terkait MBG tidak berkembang menjadi persoalan yang dapat merugikan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah yang menjadi salah satu kelompok penerima manfaat program tersebut.


Ia mendorong agar pemerintah dan masyarakat bersama-sama memastikan pelaksanaan MBG berjalan semakin baik sehingga tujuan program dapat tercapai dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

×
Berita Terbaru Update