619 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) resmi diterjunkan ke empat provinsi sebagai bagian dari strategi membangun SDM unggul di sektor agraria.
DIY | Papuareels.id – Penguatan sumber daya manusia (SDM) menjadi fondasi utama pembangunan nasional. Sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyiapkan aparatur pertanahan masa depan melalui program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan dan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP).
Sebanyak 619 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) resmi diterjunkan ke empat provinsi sebagai bagian dari strategi membangun SDM unggul di sektor agraria.
Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menegaskan bahwa KKN Pertanahan bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi langkah konkret menyiapkan generasi profesional yang mampu menjawab tantangan pembangunan nasional.
“Kegiatan KKNP-PTLP ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai fondasi pembangunan nasional, termasuk di bidang pertanahan,” ujar Wamen Ossy saat pelepasan di Pendopo Sasana Widya Bhumi, STPN, Sleman, Senin (09/02/2026).
Menurutnya, pembangunan sektor pertanahan memerlukan aparatur yang tidak hanya memahami regulasi, tetapi juga realitas sosial di lapangan. Oleh karena itu, pengalaman langsung di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari proses pembentukan karakter dan profesionalisme taruna.
“Pertanahan bukan hanya soal aturan dan prosedur. Ia menyangkut manusia, ruang hidup, serta dinamika sosial di daerah. Pengalaman lapangan inilah yang akan membentuk aparatur yang matang dan bertanggung jawab,” tegasnya.
Dari perspektif negara, lanjut Ossy, program ini menjadi sarana strategis untuk mencetak SDM yang mampu bekerja lintas sektor dan menerjemahkan kebijakan nasional ke dalam konteks daerah.
Sebaran penempatan 619 Taruna/i meliputi 285 orang di D.I. Yogyakarta, 304 orang di Jawa Tengah, serta 30 orang di Aceh dan Sumatera Utara. Mereka akan terlibat dalam pemutakhiran data pertanahan, penataan administrasi, serta penguatan sistem informasi pertanahan nasional.
KKNP-PTLP juga merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang memperkuat kontribusi STPN dalam mendukung agenda strategis ATR/BPN, khususnya percepatan pembaruan dan digitalisasi data pertanahan.