Foto bersama Ketua Steering Committee (SC) Muprov Kadin Papua, Nixon Ayomi didampingi pengurus Kadin Provinsi Papua.
JAYAPURA | Papuareels.id – Dinamika dunia usaha di Papua memasuki fase penting. Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Provinsi Papua resmi memulai tahapan konsolidasi organisasi menjelang Musyawarah Provinsi (Muprov) 2026.
Ketua Steering Committee (SC) Muprov Kadin Papua, Nixon Ayomi, menegaskan bahwa proses ini bukan hanya soal pergantian ketua umum, tetapi menjadi momentum evaluasi menyeluruh arah perjuangan organisasi pengusaha di Papua lima tahun ke depan.
“Muprov ini bukan sekadar memilih ketua. Ini forum strategis untuk mengevaluasi kinerja, menyusun program kerja baru, dan memperkuat posisi Kadin sebagai mitra pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Nixon.
Tahapan Resmi Sesuai Petunjuk Organisasi
Panitia menetapkan pendaftaran bakal calon Ketua Umum periode 2026–2031 dibuka selama satu bulan, mengacu pada Petunjuk Organisasi (PO) Kadin.
Berikut linimasa tahapan Muprov:
• 4 Maret 2026 – Pembukaan pendaftaran calon Ketua Umum
• 4 April 2026 – Penutupan pendaftaran (H-7 sebelum Muprov)
• 11 April 2026 – Pelaksanaan Musyawarah Provinsi
Menurut Nixon, mekanisme ini dirancang untuk menjamin proses yang transparan, demokratis, dan akuntabel.
Bukan Hanya Pemilihan, Tapi Penentuan Arah Ekonomi
Dalam Muprov nanti, sejumlah agenda strategis akan dibahas, antara lain:
• Evaluasi kepengurusan periode 2021–2026
• Pembahasan dan penetapan program kerja 2026–2031
• Penetapan tata tertib dan jadwal persidangan
• Pemilihan Ketua Umum Kadin Provinsi Papua
Muprov akan dihadiri pengurus dari delapan kabupaten dan satu kota se-Papua. Selain itu, Anggota Luar Biasa (ALB) yang terdiri dari asosiasi pengusaha pemegang KTA resmi Kadin juga akan terlibat sebagai peserta.
Nixon menekankan bahwa regenerasi kepemimpinan harus melahirkan figur yang mampu menjawab tantangan investasi, penguatan UMKM, serta perluasan jejaring usaha di Papua.
“Fokus utama kita adalah menghadirkan pemimpin yang mampu membawa Kadin Papua lebih solid, adaptif, dan berdaya saing,” tegasnya.
Dengan dimulainya tahapan ini, Kadin Papua resmi memasuki masa transisi kepemimpinan yang diharapkan mampu memperkuat peran organisasi sebagai lokomotif dunia usaha di Bumi Cenderawasih.