Ditresnarkoba Polda Papua saat menggelar konferensi pers usai melaksanakan Operasi Sarang Narkoba di sejumlah titik di Kota Jayapura.
JAYAPURA | Papuareels.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Papua mengamankan 10 orang dalam Operasi Sarang Narkoba yang digelar di sejumlah lokasi di Kota Jayapura, Sabtu (24/10/2026).
Dari 10 orang yang diamankan, enam di antaranya merupakan warga negara Papua Nugini (PNG), sedangkan empat lainnya warga negara Indonesia (WNI).
Operasi yang berlangsung selama empat jam, mulai pukul 06.00 hingga 10.00 WIT, tersebut melibatkan ratusan personel gabungan dari kepolisian dan instansi terkait.
Direktur Reserse Narkoba Polda Papua, Kombes Pol Alfian, mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberantas peredaran narkotika sekaligus menindak berbagai aktivitas yang diduga melanggar hukum.
“Operasi kita mulai sejak pukul 06.00 hingga 10.00 WIT. Dari hasil kegiatan tersebut, kami mengamankan 10 orang, terdiri atas enam warga negara Papua Nugini dan empat warga negara Indonesia,” ujar Alfian saat memberikan keterangan pers usai pelaksanaan operasi, Sabtu (24/10/2026).
Selain mengamankan 10 orang, petugas juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api, dua senapan angin, sejumlah senjata tajam jenis pisau, serta puluhan telepon genggam.
Petugas turut mengamankan sejumlah barang lainnya yang akan diperiksa lebih lanjut untuk memastikan asal-usul dan keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana yang sedang didalami.
Alfian menjelaskan, seluruh orang yang diamankan akan menjalani pemeriksaan sesuai dengan dugaan pelanggaran hukum masing-masing.
Khusus enam warga negara PNG, kepolisian akan menangani perkara tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Apabila ditemukan dugaan pelanggaran keimigrasian, Polda Papua akan berkoordinasi dengan pihak imigrasi.
Sementara itu, terhadap orang yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika, penanganan akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan prosedur hukum yang berlaku, termasuk kemungkinan rehabilitasi apabila memenuhi persyaratan.
Polda Papua Lanjutkan Operasi
Alfian menegaskan, Operasi Sarang Narkoba akan terus dilanjutkan di sejumlah wilayah yang dinilai rawan berdasarkan hasil pemantauan dan informasi yang diterima petugas.
Namun, ia belum mengungkapkan lokasi sasaran operasi berikutnya demi menjaga efektivitas kegiatan di lapangan.
Polda Papua juga akan meningkatkan patroli dan operasi rutin dengan melibatkan Badan Narkotika Nasional (BNN) serta instansi terkait lainnya.
Alfian mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui dugaan peredaran narkotika maupun aktivitas kriminal lainnya.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak takut memberikan informasi kepada kepolisian. Kami akan menjamin kerahasiaan dan keamanan masyarakat yang memberikan informasi,” ujarnya.
Ia turut mengapresiasi dukungan masyarakat, termasuk ketua RT, ketua RW, dan warga setempat yang membantu pelaksanaan operasi.
Menurut Alfian, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba secara berkelanjutan.
Polda Papua berharap sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat semakin kuat sehingga peredaran narkotika dapat ditekan.
Kepolisian juga akan mengembangkan hasil operasi untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam dugaan tindak pidana tersebut.