-->

Notification

×

Iklan Jayapura Kab

Iklan

Tag Terpopuler

Kapolres Jayapura Tegaskan Permintaan Dana Buka Puasa Mengatasnamakan Dirinya adalah Hoaks

06 Maret 2026 | Maret 06, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-05T17:14:45Z
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan.

SENTANI – Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan menegaskan bahwa informasi terkait permintaan dana untuk kegiatan buka puasa bersama yang mengatasnamakan dirinya adalah tidak benar atau hoaks.

Hal tersebut disampaikan setelah pihaknya menerima laporan adanya sejumlah kepala kampung yang dihubungi melalui pesan WhatsApp oleh oknum tidak dikenal yang meminta uang dengan mencatut nama Kapolres Jayapura.

Kapolres mengatakan, dalam pesan tersebut pelaku mengirimkan nomor rekening dan menyampaikan bahwa dana tersebut diminta oleh Kapolres Jayapura untuk kegiatan buka puasa bersama.

“Saya tegaskan bahwa Kapolres Jayapura tidak pernah meminta bantuan uang sepeser pun dari masyarakat, apalagi kepada kepala-kepala kampung dengan membawa nama saya sebagai Kapolres. Itu adalah fitnah yang luar biasa,” tegasnya saat buka puasa bersama insan Pers Kabupaten Jayapura di Cafe Kopi Dari Hati, Kota Sentani, Kamis (5/3/2026).

Menurutnya, informasi tersebut sempat membuat beberapa kepala kampung kebingungan dan mempertanyakan kebenaran permintaan dana tersebut. Bahkan terdapat sekitar enam kepala kampung yang dihubungi oleh pelaku.

Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak menanggapi atau mempercayai permintaan uang yang mengatasnamakan dirinya maupun pejabat kepolisian lainnya.

“Kalau ada permintaan seperti itu, apalagi berupa transfer uang, saya pastikan itu hoaks. Saya minta masyarakat untuk tidak mempercayai dan segera melakukan pengecekan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa pelaku menggunakan nomor WhatsApp dengan profil yang mengatasnamakan anggota kepolisian, bahkan menggunakan nama Kasat Reskrim untuk meyakinkan calon korban.

Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku di balik aksi penipuan tersebut.

“Kasus ini masih kami lidik untuk mencari tahu siapa yang berada di balik tindakan tersebut,” katanya.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan masyarakat yang menjadi korban dan mentransfer uang kepada pelaku.

Kapolres juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan call center 110 milik kepolisian apabila menemukan atau menerima informasi mencurigakan yang mengatasnamakan institusi Polri.

“Kami minta masyarakat segera melapor atau mengecek kebenarannya melalui call center 110. Pastikan terlebih dahulu sebelum mempercayai informasi yang beredar,” pungkasnya.
×
Berita Terbaru Update